Jersey bola bukan sekadar pakaian olahraga. Bagi banyak orang, jersey bisa jadi simbol kebanggaan tim, kenangan pertandingan penting, atau bagian dari identitas komunitas. Karena itulah, penting untuk tahu tips mencuci jersey bola yang benar agar warnanya tetap cerah dan bahan tidak cepat rusak.
Jersey bola biasanya dibuat dari bahan yang ringan dan mudah menyerap keringat. Tapi di balik kenyamanan itu, perawatannya cukup tricky. Kalau asal cuci atau asal setrika, bukan tidak mungkin jersey malah cepat pudar atau rusak. Supaya itu nggak terjadi, yuk simak cara perawatan jersey yang benar berikut ini.
Sebaiknya Dicuci Menggunakan Tangan
Mencuci jersey dengan tangan adalah langkah terbaik untuk menjaga kualitas bahan dan sablon. Gunakan air dingin atau suhu normal, lalu pilih deterjen cair yang lembut. Rendam sebentar saja, lalu kucek perlahan bagian yang kotor seperti kerah atau ketiak.
Kalau memang harus menggunakan mesin cuci, masukkan jersey ke dalam laundry bag dan pilih mode pencucian paling lembut. Hindari mencampur jersey dengan pakaian berbahan kasar seperti jeans atau jaket agar tidak merusak permukaan kain atau sablon.
Hindari Pemutih dan Direndam Terlalu Lama
Banyak yang berpikir pemutih bisa menghilangkan noda membandel. Tapi untuk jersey, ini justru bisa jadi bumerang. Pemutih bisa membuat warna luntur dan sablon cepat terkelupas. Jadi, cukup gunakan sabun biasa tanpa tambahan pemutih.
Sebagai alternatif, sebaiknya jangan merendam jersey dalam waktu yang terlalu lama. Waktu sekitar 10 hingga 15 menit sudah cukup untuk membantu mengangkat kotoran tanpa risiko warna memudar. Setelah direndam, bilaslah hingga benar-benar bersih agar tidak ada sisa sabun yang tertinggal di serat kain.
Jemur di Tempat Teduh dan Hindari Setrika Langsung
Setelah dicuci, jangan memeras jersey terlalu kuat. Cukup tekan lembut untuk mengeluarkan air, lalu jemur di tempat teduh yang cukup angin. Sinar matahari langsung bisa bikin warna cepat pudar, terutama kalau sablonnya pakai tinta heat press.
Selain itu, pastikan Anda tidak menggantung jersey dengan hanger logam saat dijemur, karena bisa meninggalkan bekas pada bahu atau bahkan merusak bentuk leher jersey. Lebih baik jemur dengan posisi terlentang di atas permukaan rata atau gunakan hanger plastik yang lebar. Cara ini akan menjaga bentuk jersey tetap rapi dan tidak melar.
Kalau Anda suka tampil kompak bareng tim futsal atau komunitas bola, ada baiknya mulai pertimbangkan bikin custom jersey bola. Desainnya bisa disesuaikan dengan gaya tim, dan Anda bisa memilih bahan yang mudah dirawat agar tak repot saat mencuci.
Perhatikan Detail Jahitan dan Sablon
Setiap kali mencuci, coba cek juga kondisi sablon dan jahitan. Kalau sablon mulai mengelupas, hindari menyetrika langsung di bagian tersebut. Kalau ada jahitan yang mulai lepas, segera perbaiki agar tidak makin rusak. Merawat jersey bukan cuma soal cuci bersih, tapi juga memperhatikan detailnya agar tetap nyaman dipakai.
Dengan mengikuti tips mencuci jersey bola yang benar, Anda tidak hanya menjaga tampilan jersey tetap keren, tapi juga memperpanjang umurnya. Ini penting terutama kalau jersey punya nilai emosional atau desain eksklusif.
Jadi, kalau Anda ingin tampil gaya dan tetap nyaman di lapangan, tidak ada salahnya mempertimbangkan bikin custom jersey bola. Anda bisa memilih warna, logo, hingga nama sesuai keinginan, dan tentunya lebih mudah merawatnya kalau bahannya tepat sejak awal.